Pada
dasarnya setiap individu memiliki ciri dan karakter tersendiri dalam
mengaktualisasikan perilakunya dalam berkomunikasi, juga pada saat melakukan
hubungan sosial dengan orang lain, baik itu dalam posisi sebagai komunikator
ataupun sebagai komunikan. Adapun segala bentuk ciri khas dan karakter yang
dimiliki oleh setiap individu pada dasarnya dipengaruhi oleh latar belakang
budaya yang dimiliki, yang merupakan kebiasaan dan adat istiadat yang diperoleh
secara turun menurun, dan juga dari faktor lingkungan wilayah di mana ia
berada. Latar belakang budaya itulah yang akan mempengaruhi segala macam
tingkah laku individu, bentuk pengetahuan, persepsi, dan interpretasinya untuk
berkomunikasi di dalam kontak dengan orang lain.
Untuk itu
hal yang mendasar dalam menentukan perilaku individu pada saat berkomunikasi
adalah latar belakang budaya yang mereka miliki. Dengan adanya latar belakang
tersebut seseorang akan mencerminkan ciri khas dan karakteristik perilaku
komunikasinya serta dapat mengaktualisasikan kemampuannya dalam menyampaikan
dan memahami makna pesan yang muncul. Kita menyadari bahwa setiap komunikasi
memiliki ciri khasnya masing-masing. Bahkan seringkali saling bertolak
belakang. XXX Indonesia berdiri sejak tahun 1998. Perusahaan
ini merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa keuangan yang dipimpin
oleh Mr. AAA seorang warga negara Inggris dan para pegawainya berasal
dari daerah atau etnis yang berbeda-beda di antaranya adalah Jawa, Betawi,
Tionghoa, Batak dan juga ekspatriat dari Inggris dan Australia.
Para ekspatriat ini bekerja sebagai
konsultan keuangan yang menjadi ujung tombak perusahaan dan mereka cenderung
menghabiskan hampir 80% dari waktu mereka untuk berkomunikasi dengan orang
lain. Oleh karena itu mereka memerlukan kerja sama yang baik antara pimpinan
dan karyawan serta sesama karyawan untuk mencapai tujuan dan keberhasilan
mengembangkan perusahaan.
Dalam berinteraksi atau melakukan
aktivitas sehari-hari, para karyawan pasti akan melakukan kontak dan
berkomunikasi dengan karyawan lainnya. Dengan budaya yang berbeda itulah tidak
menutup kemungkinan akan timbul kesalahpahaman yang akan mengakibatkan
timbulnya suatu konflik atau hambatan yang terjadi antar sesama pegawai dalam
menyelesaikan pekerjaannya.
Adapun hal-hal yang menjadi faktor
penghambat komunikasi antarbudaya menurut DeVito adalah:
1. Mengabaikan perbedaan antara anda
dan kelompok yang secara kultural berbeda.
2. Mengabaikan
perbedaan antara kelompok kultural yang berbeda.
3. Mengabaikan
perbedaan dalam makna (arti).
4. Melanggar
adat kebiasaan kultural.
5. Menilai
perbedaan secara negatif.

No comments:
Post a Comment